• Feed RSS
Wallpaper slideshow adalah salah satu fitur menarik yang ada di Desktop GNOME. Kita bisa menikmati pergantian desktop dalam rentang waktu tertentu. Secara default, di Ubuntu sudah ada wallpaper slideshow dengan judul cosmos. Coba saja.

Sekarang saya akan mengajarkan cara membuat wallpaper slideshow ini secara manual, meskipun bisa saja menggunakan aplikasi wallpaper slideshow, yang sayangnya kurang menjadi perhatian saya.

Baiklah, siapkan beberapa gambar sebagai wallpaper dan letakkan dalam satu folder, misalnya saya meletakkannya dalam folder /home/amrinz/Pictures/slidepaper yang isinya:
- 1.png
- 2.svg
- 3.jpg
- 4.jpg
- 5.jpg
- slidepaper.xml

Mungkin anda mengalaminya juga, seperti saya yang layarnya menghitam setelah upgrade system secara menyeluruh, apakah upgrade melalui synaptic atau manual.

Layar menghitam ini saya alami berkali-kali dan selalu setelah upgrade Linux Mint saya ke versi paket-paket yang lebih baru. Awalnya saya sama sekali tidak mengerti apa yang terjadi dan hanya menduga-duga kalau kernelnya tidak cocok, kalau acpi-nya bermasalah dan lain sebagainya.

Satu yang tidak pernah saya sadari, bahwa konfigurasi xorg saya-lah yang bermasalah. Masalah ini saya sadari setelah hari ini, selesai mengupdate system Linux Mint 8 saya dari versi kernel dan kawan-kawan dari kernel 2.6.31-14 ke kernel 2.6.31-22 dan kawan-kawannya.

Laptop saya compaq 515 AMD Athlon X2 64 Bit menggunakan ATI Radeon HD 3200 sebagai vga-nya. Seperti yang sudah dimaklumi driver ini tidak tersedia versi free-nya. Saya sendiri tidak menggunakan driver proprietary dari repository tapi menggunakan driver yang saya download dari situs AMD. Tentu saja, karena ukurannya yang 119Mb membuat saya eman kalau tidak menggunakannya, lagipula driver dari repo ukurannya juga besar dan perlu waktu untuk mendownloadnya.
Kebetulan karena baru selesai menginstal web server yang ringan LigHttpd dan memadukannya dengan PHP5 serta MySQL di Laptop yang terinstall Linux Mint 8 atau Ubuntu 9.10 AMD 64. Agar mudah, awalnya saya menginstal paket-paket ini:

sudo apt-get install lighttpd php5-cgi php5-mysql mysql-server phpmyadmin

Menurut pengalaman saya sebelumnya, kalau saya menginstall phpmyadmin, biasanya apache2 akan otomatis dikonfigurasi oleh installer phpmyadmin untuk menjalankan php. Tapi rupanya, lighttpd tidak bisa diperlakukan sama seperti itu.

Alhasil, setelah googling, ketemu tutorial dari howtoforge ini.
Kebetulan saya sedang "gatal" dan sedang bersih-bersih aplikasi di laptop, saya teringat untuk mengganti apache dengan litespeed webserver. Alasannya sih sederhana, karena ini cuma buat personal, bukan buat production web server yang melayani banyak permintaan, jadilah menggunakan litespeed ini dengan harapan, jumlah memori yang dikonsumsi kecil.

Baik, cara instalasinya:
  1. Download binarynya di website litespeed webserver, ambil yang versi free, karena untuk enterprise, kita harus membayar. Litespeed tersedia untuk Linux dan sistem operasi lainnya.
  2. Ekstrak paketnya, buka terminal dan masuk ke direktori hasil ekstrak (lsws-xxx)
  3. Jalankan skrip instalasinya:
    sudo ./install.sh
  4. Ikuti langkah-langkah instalasinya, summary-nya:
    - Menyetujui EULA dengan mengetik "Yes", perhatikan huruf awalnya harus besar.
    - Pilih direktori instalasi, saya menginstall di /opt/lsws
    - Membuat user admin panelnya
    - Memilih user dan grup untuk webservernya. Saat pertama kali install saya membiarkan pilihan default "nobody" dan grup "nogroup", tetapi malah tidak mau jalan. Akhirnya saya uninstall, dan masukkan "www-data" sebagai user dan grupnya. Cape deh!
    - Memilih alamat dan port untuk web servernya dan administration panelnya.
  5. Jika instalasi selesai tanpa masalah, maka anda bisa mengakses http://localhost untuk website dan http://localhost:70 untuk administrasinya.
Artikel meremaster Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat bagian 2 ini adalah lanjutan dari artikel Remastering Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat sebelumnya dengan judul yang mirip.

Jika anda sudah mencoba keseluruhan tutorial pada artikel tersebut, anda sudah mendapatkan gambaran bagaimana mudahnya melakukan remastering, meskipun baru sampai tahap "membuka" dan "menutup" saja karena belum adanya perubahan yang berarti.

Di artikel ini kita akan membahas kustomasi-kustomasi apa saja yang bisa anda lakukan dan anda tahu? Batasannya hanyalah imajinasi anda dan tentu saja dengan sedikit bantuan dari google (jika anda bingung).

Perlu diingat bahwa semua kustomasi yang anda lakukan harus menggunakan user root, selalu awali perintah-perintah anda dengan sudo (terminal) dan gksu (gui), misalnya menggunakan nautilus (gksu nautilus) untuk copy-paste file ke sistem root.

Baiklah, kita mulai saja dengan ...